Cerita dari Kebun Organik Pelangi

Sabtu 6 Mei 2017 cuaca cerah di Babakan Madang, Bogor membuat ceria kebun organik kami, “Kebun Pelangi”. Weekend kali ini Kecipir mengadakan pelatihan perdana pertanian organik bersama beberapa agen-agen baru dan agen lama Kecipir.

Agenda pelatihan di kebun pelangi melingkupi kegiatan observasi lapangan, mulai dari peninjauan kebun, memperlajari proses berkebun organik dengan alat-alat pertanianya, kemudian mengunjungi kandang domba untuk pupuk, belajar mengenai biodigister. Kemudian juga sesi kelas Kecipir yang membahas bagaimana cara memasarkan produk sayuran organik hingga sistem di dalamnya. Tak lupa pula istirahat “ngeliwet bersama” dan ditutup dengan keseruan panen di kebun sendiri.

Saatnya belajar langsung pertanian terpadu organik..yuk kita mulai blusukanya😆

Melihat Langsung Biodogister

Singgah pertama, peserta berhenti di tempat “biodigester”… Kira-kira ada yang tahu apa fungsi fasilitas ini? Biodigester merupakan “pabrik” pupuk cair untuk pertanian organik yang ada di Kebun Pelangi Kecipir.

Domba untuk Pupuk Organik

Setelah singgah di post biodigester kemudian berjalan menu kandang domba.. Kira-kira ada yang tau apa sih hubunganya domba dengan pertanian organik? 📷 @salimstefanie

Penambahan kompos kotoran domba akan meningkatkan rasio organik pada tanah yang mana dapat membantu tanah menyimpan air dan membantu proses aerasi serta memasok mikroorganisme yang dibutuhkan oleh tanaman.

Pembibitan Kacang Panjang Organik

 

Setelah melihat domba kemudian peserta berkeliling menggelilingi kebun pelangi. Pemberhentian berikutnya ialah mengamati proses pembinahan pada kacang panjang yang sudah tua.

Banyak sekali proses cara belajar budidaya pertanian organik, salah satunya metode pembenihan pada sayuran organik yang dibiarkan tua kemudian dijemur.

Metode Pemasaran Sayur Organik Kecipir

Setelah sesi pengenalan pertanian organik peserta langsung berpindah ke kelas untuk sesi berikutnya.

Di kelas peserta diajarkan bagaimanakah budidaya pertanian organik dan segala macam cara memasarkanya seperti yang saat ini kecipir sudah jalankan bersama para agen-agen yang tersebar di Jabodetabek.

 

“Ngeliwet Organik Rame-rame”

Sudah jadi hal yg umum abis belajar di kelas pasti perut keroncongan😆😅 Setelah belajar sesi dua di kelas, peserta istirahat bersama dengan menyantap nasi liwet organik buatan Kecipir

Isinya ada tempe bacem organik, tempe orek organik, tahu bacem @towang_id kemudian ada pepes ayam baltik organik, pepes jamur tiram @agatho ayam goreng baltik sayur mayur, asem-asem jawa dll.

Sayur daunya lg belum panen jd lalapanya baru ada timun organik saja😅. Sampai badan ga bisa bangung kenayang boleh tapi makanannya harus tetap makan sehat😊

 

Waktunya PANEN!!!!!!

Waktunya Pulang!!!!

Pulang ke rumah langsung ke dapur cuss masak dengan bahan-bahan langsung dari kebun..ehh jangan lupa dicuci ya..walaupun organik sayur tetap harus dicuci dulu loh😆

Nanti kan #ceritapelangi berikutnya dalam acara pelatihan lainnya.

Bagi yang ingin datang dan belajar sambil memanen langsung sayuran organik bisa menghubungi kecipir langsung yah! Boleh ajak keluarga, kantor, sekolahan, pacar, teman, gebetan (eh tapi bukan pacaran di kebon ya!) Sampai ketemu lain waktu bersama

2822total visits,2visits today

2 comments on “Cerita dari Kebun Organik Pelangi”

  1. saya mau berkunjung dan belajar pertanian organik.. bisa bantu?

    1. says:Cora Amyra

      halo selamat malam Rizki, jika ingin berkunjung dan belajar pertanian organik silahkan dpt menghubungi Kecipir di WA: 081212369254. Kunjungan pelatihan biasanya diadakan untuk grup, jadi perlu menunggu waktu kunjungan sebelumnya, trims

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *